Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Batuk Kering tapi Terasa Berdahak? Dokter Ungkap Beberapa Penyebabnya

 

Banyak orang mengeluh batuk yang tidak mengeluarkan dahak, tetapi tenggorokan terasa seperti ada lendir yang mengganjal. Menurut para dokter, sensasi ini tidak selalu berarti ada dahak di paru-paru, dan penyebabnya bisa beragam, dari yang ringan hingga memerlukan penanganan khusus.

Penyebab yang paling umum adalah post-nasal drip, yaitu lendir dari hidung atau sinus yang mengalir ke belakang tenggorokan. Kondisi ini sering menyertai pilek, alergi, atau sinusitis dan menimbulkan rasa gatal serta dorongan untuk berdeham dan batuk. Penyebab lain adalah refluks asam lambung, ketika asam naik ke kerongkongan dan mengiritasi pita suara serta tenggorokan.

Batuk juga dapat bertahan berminggu-minggu setelah infeksi saluran pernapasan, karena saluran napas masih peka. Asma, terutama varian yang gejalanya didominasi batuk, serta paparan polusi, asap rokok, dan udara kering ikut berperan. Pada sebagian orang, obat tekanan darah golongan ACE inhibitor menimbulkan batuk kering sebagai efek samping.

Dikutip dari liputan6.com untuk meredakan keluhan, dokter menyarankan memperbanyak minum air putih, menjaga kelembapan udara ruangan, menghindari rokok dan pencetus alergi, serta menghindari makan larut malam bagi penderita refluks.

Berkumur air garam hangat dan minum cairan hangat dapat menenangkan tenggorokan. Penggunaan obat batuk sebaiknya sesuai jenis batuknya dan dikonsultasikan dengan dokter atau apoteker, karena obat penekan batuk dan pengencer dahak punya fungsi berbeda.

Periksakan diri bila batuk berlangsung lebih dari tiga pekan, disertai demam berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, batuk darah, suara serak berkepanjangan, atau penurunan berat badan.

Gejala tersebut memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk foto rontgen dada, untuk menyingkirkan kondisi seperti asma, tuberkulosis, atau penyakit paru lain.

 

Artikel Terkait