Tips Styling Kemeja Oversized dari Tampilan Kasual hingga Formal
Berikut cara menata kemeja oversized sesuai kebutuhan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadapi tantangan untuk memastikan pembangunan dan revitalisasi sekolah memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa peningkatan kualitas sarana pendidikan tidak boleh berhenti pada penyelesaian proyek fisik, tetapi harus diikuti pemeliharaan gedung secara konsisten.
Dikutip dari detik.com pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat meninjau revitalisasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10). Kunjungan itu menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas belajar yang layak dan mendukung kegiatan pendidikan.
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah merampungkan renovasi 16 dari 19 gedung sekolah yang menjadi target pada tahun anggaran 2025. Program revitalisasi tersebut dilaksanakan di lima wilayah Jakarta dengan total anggaran Rp876,7 miliar.
Besarnya anggaran tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan membutuhkan perencanaan dan pengawasan yang serius. Pemerintah perlu memastikan pekerjaan dilakukan sesuai kebutuhan sekolah, kualitas bangunan terjaga, serta fasilitas dapat digunakan secara optimal oleh siswa dan tenaga pendidik.
Pramono mengakui bahwa pemeliharaan merupakan salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian. Gedung yang telah dibangun dengan biaya besar tetap berisiko mengalami penurunan kualitas apabila tidak dirawat secara teratur. Karena itu, pendataan sekolah yang membutuhkan renovasi dan pengawasan pemanfaatan gedung menjadi langkah penting.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta diminta mengidentifikasi fasilitas yang memerlukan perbaikan agar penentuan prioritas dapat dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat penggunaan anggaran lebih terarah dan mengurangi risiko kerusakan yang berkembang menjadi persoalan lebih besar.
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga menjalankan program bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul bagi penerima yang memenuhi ketentuan. Dukungan tersebut melengkapi upaya peningkatan akses pendidikan melalui perbaikan sarana belajar.
Keberhasilan program revitalisasi seharusnya dinilai bukan hanya dari jumlah gedung yang selesai direnovasi, melainkan juga dari kualitas bangunan, kenyamanan ruang belajar, dan keberlanjutan penggunaannya. Sekolah membutuhkan mekanisme pemeliharaan yang jelas agar kerusakan dapat ditangani sebelum mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Dengan demikian, pekerjaan pemerintah daerah tidak berakhir ketika proyek pembangunan selesai. Pengawasan, perawatan, dan evaluasi berkala menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran pendidikan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.