Berapa Lama Sebaiknya Jalan Kaki Setiap Hari? Ini Anjuran yang Direkomendasikan
Berjalan kaki secara konsisten juga terbukti membantu mengontrol berat badan, memperbaiki kualitas t
Dua pekan lebih pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, (15/8) sejumlah destinasi wisata unggulan di kawasan tersebut masih ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan demi memastikan keselamatan wisatawan, meski sebagian besar kawasan wisata utama seperti Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo telah kembali beroperasi normal.
Dikutip dari Antara destinasi-destinasi tersebut ditutup karena masih membutuhkan pemeriksaan kelayakan infrastruktur, terutama jalur trekking di kawasan pegunungan seperti Wae Rebo yang berpotensi terdampak longsor susulan akibat rangkaian gempa yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih terus terjadi hingga akhir pekan ini, dengan lebih dari 5.800 kali gempa susulan tercatat sejak gempa utama.
Meski begitu, adapun sejumlah tempat strategis dan tempat wisata yang tetap buka. Salah satunya yaitu seperti pelabuhan Marina Labuan Bajo telah beroperasi normal, dengan akses pelayaran menuju Taman Nasional Komodo kembali dibuka. Aktivitas wisata di Pulau Padar, Loh Liang di Pulau Komodo, Loh Buaya di Pulau Rinca, dan Gili Lawa yang juga sudah berjalan normal.
Dengan jumlah kunjungan wisatawan tercatat lebih dari 2.000 orang per hari. Sejumlah hotel besar di Manggarai Barat, seperti Ayana, Crowne Plaza, dan Sudamala, dilaporkan dalam kondisi aman dengan kerusakan ringan.
Berdasarkan keterangan Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), destinasi yang masih ditutup di antaranya Kampung Adat Wae Rebo dan Ruteng Pu'u di Kabupaten Manggarai, Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende akibat longsoran dinding kawah, Taman Wisata Alam Laut Gugus Pulau Teluk Maumere di Kabupaten Sikka, Goa Rangko di Manggarai Barat, serta sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Ngada dan Nagekeo yang masih terkendala jaringan komunikasi dan pasokan listrik.
BPOLBF secara berkala melakukan verifikasi lapangan ke hotel, restoran, dan destinasi wisata, sekaligus mengoperasikan hotline informasi pariwisata bagi wisatawan maupun pelaku usaha guna memastikan informasi yang beredar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Otoritas pariwisata setempat menyatakan akan terus memperbarui informasi resmi begitu proses verifikasi keamanan infrastruktur di masing-masing lokasi selesai dilakukan, dengan mengimbau wisatawan yang berencana berkunjung ke Flores untuk tetap mengutamakan keselamatan dan memantau informasi resmi sebelum berangkat.