Bahaya yang Ditimbulkan Jika Terlalu Banyak Menggunakan Makeup
Hindari layering terlalu banyak produk sebelum gym atau olahraga outdoor, terutama yang berformula m
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) sudah menerima dokumen resmi mengenai lini masa pelaksanaan ibadah haji untuk tahun 2027 mendatang dari Pemerintah Arab Saudi. Dokumen itu diterima langsung oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf di Gedung VIP Bandara Soekarno Hatta pada Senin, (8/6).
Dikutip dari Kompas.com Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pelaksanaan ibadah haji 2027 membutuhkan 300 dokter dan 400 perawat untuk melayani sekitar 200.000 jemaah haji.
"Kalau 200.000 itu berarti 300 dokter dan hampir 400 perawat, dan ini belum bisa kita penuhi. Karena itu tahun ini kita harus bekeria keras untuk memenuhi itu," ujar Irfan Yusuf.
Hal ini disampikan Irfan usai pihaknya mendapatkan jadwal lini masa atau timeline penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi dari Pemerintah Arab Saudi. Irfan menjelaskan bahwa dalam timeline tersebut tercantum ketentuan terbaru Arab Saudi, dibutuhkan rasio 1,5 dokter dan 1,7 perawat untuk setiap 1.000 jemaah. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan dokter dan perawat, Kemenhaj akan berkoodinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Dalam pelaksanaannya kita berkomunikasi, berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terutama terkait dengan pemeriksaan di daerah-daerah, di Puskesmas," katanya.
Menhaj mengakui masih ada sejumlah kebijakan baru terutama terkait kebutuhan dokter ini yang perlu koordinasi tim Puskeshaj dan Kantor Urusan Haji di Arab Saudi. "Kami sudah meminta tim Puskeshaj kita dengan Kantor Urusan Haji (KUH) kita di sana untuk memastikan policy mana yang akan kita pegang untuk kesehatan tahun 2027," tambahnya.
Selain itu, persyaratan kesehatan juga jadi salah satu hal yang disebutkan pada timeline haji 2027. Ada juga beberapa kaitan dengan jumlah maksimal syarikah.
"Memang disebutkan di situ ada syarikah hanya dibolehkan satu, tapi kita akan coba membicarakan kembali karena jemaah kita lebih dari 200.000 sehingga kalau satu syarikah itu agak menyulitkan," urai Menhaj.
Lebih lanjut, dia juga menyebut sudah ada jadwal kapan pembayaran haji harus dimulai dan akan disesuaikan dengan timeline haji RI.
"Kita akan segera menyusun timeline haji kita untuk disesuaikan dengan timeline pemerintah Arab Saudi. Insyaallah dengan ini kita akan berusaha memastikan bahwa persiapan haji tahun 2027 akan bisa berjalan dengan sebaik-baiknya," pungkas Gus Irfan.