Kain Nusantara Kini Jadi Kebanggaan Generasi Muda, Bukan Lagi Busana "Kuno"
Kolaborasi desainer muda dengan perajin kain tradisional menghasilkan berbagai inovasi potongan busa
Masalah jerawat masih menjadi keluhan kulit yang paling banyak dikeluhkan masyarakat Indonesia, terutama pada kelompok usia remaja hingga dewasa muda. Perubahan cuaca, penggunaan masker dalam waktu lama, hingga pola makan tinggi gula dan garam disebut menjadi sejumlah faktor pemicu yang memperparah kondisi kulit berjerawat.
Secara umum jerawat dipicu oleh produksi minyak berlebih, penyumbatan pori oleh sel kulit mati, bakteri Cutibacterium acnes, hingga faktor hormonal. Hal ini dapat menjadi lebih parah terutama mereka yang memiliki riwayat kulit berminyak, remaja dalam masa pubertas, serta orang dewasa yang mengalami stres berkepanjangan karena hormon kortisol dapat memicu produksi sebum berlebih.
Dikutip dari Cantika.com adapun cara mengatasi jerawat yang dianjurkan secara medis. Berikut ada 3 cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi permasalahan jerawat diwajah anda.
1. Gunakan pembersih wajah berbahan lembut dua kali sehari tanpa menggosok kulit terlalu keras.
2. Pilih produk perawatan dengan kandungan aktif yang telah terbukti secara klinis seperti asam salisilat, benzoyl peroxide, atau retinoid, namun disarankan berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu untuk menyesuaikan dosis dan jenis kulit.,
3. Hindari memencet atau memecahkan jerawat secara sembarangan karena berisiko menimbulkan peradangan lebih parah, infeksi sekunder, hingga bekas luka permanen (scarring).
Memencet jerawat sangat tidak dianjurkan karena tindakan tersebut dapat mendorong bakteri dan kotoran semakin masuk ke dalam lapisan kulit, memperluas peradangan, serta meningkatkan risiko munculnya noda hitam pascajerawat (post-inflammatory hyperpigmentation) yang sulit dihilangkan.
Jika jerawat sudah berukuran besar, meradang, menimbulkan nyeri, atau tidak kunjung membaik setelah dua hingga tiga bulan perawatan mandiri, disarankan segera berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin agar mendapat penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan terapi hormonal atau prosedur medis seperti ekstraksi profesional.
Selain perawatan topikal, menjaga kebersihan alat rias, mengganti sarung bantal secara rutin, serta membatasi konsumsi makanan tinggi indeks glikemik turut disarankan sebagai bagian dari penanganan jerawat secara menyeluruh dan berkelanjutan.