Giliran Warga Desa Mangun yang Mendapat Sosialisasi Program MBG
DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka posko tanggap kecelakaan CommuterLine (KRL) dengan Kereta Api Jarak Jauh (KA) Argo Bromo pada Senin (27/4). Kecelakaan antara KRL tujuan Jakarta-Cikarang dengan KA Argo Bromo terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada pukul 20.53 WIB.
Dikutip dari Kompas.com Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin mengatakan bagi pihak keluarga korban kecelakaan CommuterLine (KRL) dengan Kereta Api Jarak Jauh (KA) Argo Bromo pada Senin (27/4) untuk dapat mendatangi posko tanggap bencana di Stasiun Bekasi Timur. KAI juga membuka Call Center 121 bagi keluarga korban yang membutuhkan informasi lebih lanjut.
"Kami mengadakan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi Timur dan melalui Call Center 121. Jika ada keluarga korban yang ingin mengetahui informasi bisa menghubungi Call Center atau mengunjungi posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi Timur," kata Bobby Rasyidin.
Berdasarkan informasi terakhir, Bobby mengatakan, kecelakaan tersebut telah menewaskan 7 yang, serta 81 lainnya luka-luka. Sebanyak 81 korban lua-luka diketahui telah dirawat di 9 rumah sakit terdekat, beberapa di antaranya adalah Rumah sakit RSUD Kota Bekasi, Rumah Sakit Bella, dan Rumah Sakit Primaya.
Lebih lanjut, Bobby mengatakan 3 orang lainnya masih terperangkap di dalam kereta dan masih terus dilakukan evakuasi. "Saya mengupdate jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan pada tadi malam. Meninggal dunia 7 orang. Luka-luka dan dirawat 81 orang. Yang terperangkap di dalam kereta masih ada 3 orang," kata Bobby.
Bobby mengatakan evakuasi telah dilakukan selama hampir 12 jam dengan menerapkan prinsip kehati-hatian. Sebanyak 12 gerbong kereta Bromo Anggrek telah dievakuasi. "Kami berkoordinasi dengan Basarnas untuk mempertimbangkan aspek-aspek kehati-hatian dan keselamatan korban yang masih terperangkap di dalam kereta," ungkap Bobby.
Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur menghadirkan duka yang mendalam. PT KAI menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan, dan kepada korban luka yang saat ini tengah menjalani penanganan medis.