Sosialisasi Program MBG Menuju Indonesia Emas 2045 Digelar di Desa Sacurai Langkat
Program MBG merupakan langkah strategis menuju visi Indonesia Emas 2045.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Deputi Bidang Pemasaran, Ni Made Ayu Marthini menekankan pentingnya seluruh pihak bekerja sama untuk menjaga keamanan di Jakarta sebagai salah satu destinasi yang gemar dikunjungi oleh wisatawan.
“Menjaga citra positif destinasi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan dalam aspek keamanan wilayah,” ucap Ni Made Ayu Marthini seperti dikutip dari Antara.
Menanggapi kabar terjadinya kasus pembegalan di sejumlah titik ibu kota, Made menekankan bahwa pariwisata di sebuah negara sangat dipengaruhi oleh persepsi publik terhadap keamanan dan kenyamanan suatu destinasi. Isu atau kejadian negatif yang tidak ditangani dengan baik dapat membentuk citra negatif dan memengaruhi kredibilitas destinasi wisata.
Dalam konteks DKI Jakarta, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum telah menyiagakan Tim Pemburu Begal selama 24 jam di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi kejahatan jalanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di wilayah Jakarta.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya Polri, dalam pengawasan keamanan di lapangan. Upaya tersebut termasuk optimalisasi penggunaan CCTV di berbagai titik strategis melalui kerja sama dengan Kapolda Metro Jaya.
Secara nasional Kementerian Pariwisata pun turut membangun sinergi dan kolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman di destinasi wisata di seluruh Indonesia, termasuk melalui penguatan kerja sama dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung keamanan pariwisata nasional.