Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Delapan Juta Orang Keluar-Masuk Jakarta Setiap Hari, Ini Biang Kerok Macet yang Tak Kunjung Terurai

Kemacetan lalu lintas masih menjadi persoalan sehari-hari yang membelit warga Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa tingginya mobilitas warga dari kawasan penyangga menjadi salah satu penyebab utama kepadatan lalu lintas yang sulit terurai, dengan sekitar empat juta orang masuk ke Jakarta setiap pagi dan jumlah yang sama kembali ke tempat tinggal masing-masing pada sore hari.

Dikutip dari kompas.com Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menempuh berbagai langkah untuk mendorong peralihan warga dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, di antaranya memperluas jaringan integrasi antarmoda seperti MRT, LRT, Transjakarta, dan Mikrotrans, serta mewajibkan aparatur sipil negara menggunakan transportasi publik setiap hari Rabu.

Tingkat penggunaan transportasi umum di Jakarta pun disebut meningkat dari sekitar 22 persen menjadi mendekati 30 persen dalam setahun terakhir.

Meski demikian, sebagian warga mengaku masih enggan sepenuhnya meninggalkan kendaraan pribadi. Alasan utamanya adalah efisiensi waktu tempuh, sebab perjalanan menggunakan transportasi umum yang mengharuskan berpindah moda dari halte ke stasiun dinilai memakan waktu lebih lama dibandingkan mengendarai sepeda motor pribadi, meski harus menghadapi kemacetan di jalan raya.

Untuk menekan ketergantungan pada kendaraan pribadi, Pemprov DKI juga sempat menggratiskan tarif transportasi publik dan akses sejumlah lokasi wisata bagi pemilik KTP dalam momentum ulang tahun Jakarta, sebagai upaya membiasakan warga menjadikan transportasi umum sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, bukan sekadar pilihan darurat saat kendaraan pribadi bermasalah.

Persoalan kemacetan Jakarta menunjukkan bahwa perbaikan infrastruktur transportasi publik saja belum cukup tanpa dibarengi perubahan pola pikir dan kebiasaan warga dalam memilih moda transportasi harian mereka, terutama di tengah tuntutan mobilitas tinggi masyarakat urban yang terus meningkat setiap tahunnya.

 

Artikel Terkait