Kartini Media
Ilustrasi menghapus jejak digital. Foto: Freepik

Cara Menghapus Jejak Digital Agar Hidup Lebih Tenang

Bila Anda memiliki banyak akun media sosial, artinya informasi pribadi Anda sudah tersebar di dunia maya. Sebut saja alamat email, nomor telepon, atau tanggal lahir yang tertera di akun Facebook.

Terkadang, informasi tersebut disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk kepentingan tertentu.

Karena itu, jika sudah merasa jenuh dengan dunia maya, Anda bisa menghilangkan jejak dengan menghapus seluruh informasi tentang Anda di internet.

Meski begitu, ada beberapa informasi yang mungkin tidak bisa terhapus secara permanen dari internet.

Dikutip dari CNET, ada tiga cara menghilangkan jejak digital:

1. Hapus atau Nonaktifkan Akun Media Sosial 

Setiap kali mendaftarkan akun media sosial atau layanan belanja online, artinya setuju memberikan informasi pribadi kepada penyedia layanan. Dengan kata lain, penyedia layanan tahu alamat email, tanggal lahir, hingga nomor telepon.

Untuk menghapus informasi dari internet, bisa menghapus atau menonaktifkan akun-akun tersebut. Opsi ini selalu tersedia di menu Pengaturan layanan bersangkutan.

2. Hapus Hasil Pencarian

Cara selanjutnya adalah menghapus hasil pencarian tentang Anda dengan mengajukan permintaan tersebut kepada Google. Caranya memasukkan URL hasil pencariaan ke Google dan tunggu saja agar Google dapat mengabulkan permintaan Anda.

3. Hapus Akun Email

Untuk menghapus akun email, harus sedikit bersabar. Pasalnya, akun email tidak akan langsung hilang karena akan terhapus dalam beberapa hari kemudian. Jika berubah pikiran, bisa mengaktifkannya kembali.

Sementara itu, melansir cnbcindonesia.com, ada enam cara menghapus jejak digital di internet:

1. Memakai Incognito

Bisa melakukan penelusuran internet dengan mode incognito atau private pada browser. Dengan mode ini, aplikasi tak akan merekam laman yang dikunjungi termasuk kata kunci yang digunakan.

Namun sebagai catatan, bukan berarti cara ini membuat Anda tidak terlacak sama sekali. Sebagai contoh saat masuk ke Facebook, aktivitas masih terekam. Untuk menutupi ISP, Anda bisa menggunakan VPN saat beraktivitas di dunia maya.

2. Periksa Data Berpotensi Bocor

Kebocoran data bukanlah sesuatu yang baru. Sebagai pengguna internet, Anda bisa mengantisipasinya.

Caranya dengan menggunakan masuk ke situs web Have I Been Pwned? ini merupakan layanan gratis membantu orang memeriksa apakah data informasi pengguna pernah bocor atau dikompromikan.

Isi alamat email pada situs tersebut, dan berikutnya Anda akan melihat data apa saja yang pernah bocor sebelumnya.

3. Hapus Semua Cookie

Cara berikutnya dengan menghapus semua cookie. Dengan begitu tidak ada lagi situs yang bisa dilacak.

Ini bisa dilakukan di semua browser yang dipakai dari Chrome hingga Firefox. Jika tidak ingin mengikuti proses panjang dengan membersihkan satu per satu, gunakan alat pihak ketiga seperti Advanced System Optimizer untuk menghapusnya sekaligus.

4. Batasi Pelacakan Dari Aplikasi

Setiap aplikasi mempunyai pendekatan sedikit berbeda untuk mencatat aktivitas penggunanya dan beberapa di antaranya membiarkan pengguna nyaman dengan incognito. Aplikasi lain akan berhenti melacak saat pengguna memintanya.

Namun, sebagai langkah awal terbaik adalah memeriksa pengaturan untuk menghentikan pelacakan. Jika tidak menemukan opsi ini, hapus seluruh aktivitas secara manual. Proses tersebut akan bervariasi bergantung pada sistem operasi yang digunakan.

5. Hapus Riwayat Pencarian

Banyak apalikasi menyimpan data penggunanya baik secara lokal maupun cloud. Dengan begitu, aplikasi dapat menyinkronkan informasi ke perangkat lain.

Artinya menghapus log pencarian dari ponsel, harus menghapus catatan di berbagai platform.

Contohnya akun Google akan menyimpan riwayat pencarian yang dijalankan dari ponsel Android. Untuk menghapusnya, buka akses dari browser web dan buka laman riwayat aktivitas Google, lalu hapus.

6. Gunakan Layanan DeleteMe

Pengepul data seperti Spokeo, Whitepages.com, PeopleFinder adalah beberapa nama yang sudah banyak dikenal mengumpulkan informasi dan menjual ke pihak ketiga.

Untuk menghapusnya, gunakan layanan seperti DeleteMe atau Deseat.me bisa membantu membersihkan jejak digital.(*)

Artikel Terkait