Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Apa Itu Self-Care? Begini Cara Anak Muda Menyeimbangkan Gaya Hidup

Gaya hidup anak muda Indonesia pada 2026 menunjukkan pergeseran menarik, yakni upaya menyeimbangkan produktivitas dengan perawatan diri atau self-care. Fenomena ini tampak dari perubahan pola aktivitas harian generasi muda di berbagai kota besar yang kini lebih memperhatikan keseimbangan antara bekerja, belajar, dan beristirahat.

Kebiasaan bekerja dari kafe, mengikuti kelas yoga, jogging sore, hingga membuat konten kreatif menjadi bagian dari gaya hidup yang semakin populer di kalangan anak muda. Tempat-tempat seperti Coffee shop, ruang komunitas, hingga area olahraga publik di berbagai kota kini semakin ramai dikunjungi, tak hanya untuk bersantai tetapi juga bekerja, belajar, atau berkumpul bersama teman.

Melansir dari rri.co.id generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, menjadi kelompok yang paling menonjolkan gaya hidup ini. Aktivitas tersebut mencerminkan perubahan pola hidup generasi muda yang ingin tetap produktif namun tetap menjaga keseimbangan dengan waktu istirahat dan hiburan seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.

Istilah self-care kini bukan lagi sekadar tren, melainkan telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, di mana banyak anak muda mulai rutin berolahraga, melakukan journaling, membaca buku pengembangan diri, hingga membatasi penggunaan media sosial agar tidak menimbulkan stres berlebih.

Pola ini semakin konsisten teramati sepanjang 2026, seiring makin banyaknya kampanye kesehatan mental yang menyasar generasi muda di berbagai platform digital. Para pemerhati gaya hidup menilai, tren ini menandakan pergeseran nilai di kalangan anak muda Indonesia, dari sekadar mengejar produktivitas semata menuju gaya hidup yang lebih utuh dan berkelanjutan.

Tren ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental dipandang sama pentingnya dengan pencapaian karier maupun akademis.

 

Artikel Terkait