Sosialisasi Program MBG di Desa Tegaljadi Tabanan, Charles Honoris Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi Nasional
Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpi
Tabanan, Bali (24/5) - Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus digencarkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menggelar sosialisasi Program MBG di TQP Rijalallah, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Kepala Regional BGN Provinsi Bali Ni Kade Ayu Megayani, anggota DPRD Kabupaten Tabanan Putu Yuni Widyadnyani, serta ratusan peserta undangan dari masyarakat setempat. Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini.
Dalam sambutannya secara daring melalui Zoom, Charles Honoris menegaskan bahwa penguatan kebijakan gizi nasional harus benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita.
“Langkah-langkah kecil hari ini akan menentukan masa depan bangsa. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan siap membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia,” ujar Charles Honoris.
Ia juga menekankan bahwa Badan Gizi Nasional tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, tetapi harus aktif menjadi motor edukasi gizi nasional di tengah masyarakat. Menurutnya, ancaman konsumsi makanan ultra-proses dan tingginya kadar gula, garam, serta lemak dalam pola makan masyarakat perlu menjadi perhatian serius.
“BGN harus lebih aktif dan strategis dalam memastikan bahwa kebijakan gizi nasional betul-betul menjangkau masyarakat, khususnya kelompok rentan termasuk anak-anak,” tegasnya.
Charles juga turut mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pola konsumsi anak agar lebih sehat sesuai panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ia menyebut peningkatan penyakit tidak menular seperti stroke, kanker, hingga gagal ginjal berkaitan erat dengan pola makan yang tidak sehat.
Program MBG sendiri diperuntukkan bagi peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini hadir sebagai solusi atas masih tingginya angka stunting, anemia, ketimpangan akses pangan bergizi, serta dampak ketidakstabilan ekonomi masyarakat.
Dengan dilakukannya sosialisasi program MBG di Tabanan ini adalah sebagai bentuk komimen pemerintah pusat dan daerah untuk bersama-sama dalam memperluas edukasi gizi ke masyarakat. Tujuan dari sosialisasi ini juga agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan generasi masa depan Indonesia.