Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Katun Poplin: Ciri, Kelebihan, Kekurangan, dan Cara Merawatnya

Kemeja kerja putih yang rapi, blus lengan panjang, hingga gamis santai kerap dibuat dari katun poplin. Kain ini populer karena tampilan bersih dan nyaman dipakai di iklim tropis. Namun, ada hal yang perlu diketahui sebelum membeli atau merawatnya.

Katun poplin adalah kain tenun polos (plain weave) berbahan serat katun, kadang dicampur poliester untuk meningkatkan daya tahannya. Ciri utamanya adalah permukaan yang halus, rapat, dan sedikit kaku dengan sedikit garis halus melintang akibat benang yang lebih tebal pada satu arah. Kainnya ringan hingga sedang, dengan jatuh yang cenderung tegak.

Melansir dari Kompas.com kelebihan kain poplin sebenarnya cukup banyak. Bahannya yang adem dan menyerap keringat menjadi keunggulannya tersendiri. Tampilannya yang rapi dan formal juga membuat kain jenis ini cocok untuk seragam, kemeja, dan busana kerja. Harganya juga relatif terjangkau dan mudah didapatkan.

Meski begitu, adapun kekurangan dari kain jenis ini, poplin katun murni mudah kusut sehingga perlu disetrika. Kainnya bisa menyusut pada pencucian pertama bila dicuci air panas. Kain ini juga cenderung tidak elastis, sehingga kurang leluasa untuk gerak aktif. Warna gelap dapat memudar seiring waktu.

Untuk perawatan, ikuti label pakaian. Secara umum, cuci dengan air dingin atau suam-suam kuku menggunakan deterjen lembut. Pisahkan warna gelap dan terang. Hindari pemutih klorin yang merusak serat, terutama pada poplin berwarna. Keringkan di tempat teduh untuk mencegah warna pudar.

Agar mudah disetrika, setrika saat kain masih sedikit lembap, dengan suhu sedang hingga tinggi sesuai jenis kain. Menggantung pakaian segera setelah kering membantu meminimalkan kusut. Untuk penyimpanan, gunakan gantungan lebar agar bahu tidak berubah bentuk.

Saat memilih, periksa komposisi di label. Poplin campuran poliester lebih tahan kusut, tetapi kurang menyerap keringat dibanding katun murni. Pilihlah sesuai kebutuhan: untuk aktivitas kantor ber-AC, campuran bisa praktis, sedangkan untuk cuaca panas, katun murni lebih nyaman.

 

Artikel Terkait