Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Kasus Gagal Ginjal di Usia Muda Tinggi, Menkes Peringatkan Bahaya Minuman Tinggi Gula

 

Tingginya kasus gagal ginjal pada usia muda membuat Pemerintah tak tinggal diam. Penyebab utama gagal ginjal di usia muda disebabkan oleh konsumsi berlebih minuman yang tinggi gula dilakukan oleh kelompok usia produktif.

Dalam keterangan vidio yang dipostinganya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengingatkan kepada generasi muda untuk dapat memperhatikan tingginya kadar gula pada minuman cepat saji. Peringatan bahaya minuman tinggi gula itu disampaikannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @bgsadikin.

Menkes Budi menyoroti kebiasaan konsumsi minuman manis yang dinilai menjadi salah satu pemicu utama gagal ginjal diusia produktif. Budi mengungkapkan bahwa gagal ginjal menjadi salah satu penyakit dengan beban biaya yang sangat besar di Indonesia.

“Satu penyakit ini menguras Rp 13 triliun uang Indonesia,” ujarnya dalam video tersebut.

Ia juga menyebut bahwa biaya penanganan penyakit ini meningkat hingga 400 persen dalam enam tahun terakhir. Lonjakan ini menunjukkan bahwa kasus gagal ginjal terus meningkat dan menjadi perhatian serius.

Menurut Budi, gagal ginjal kini tidak lagi hanya dialami oleh kelompok usia tua. Anak-anak muda usia produktif juga mulai banyak yang terdiagnosis penyakit ini.

“Sudah bukan penyakit orang tua saja, sekarang banyak anak-anak muda usia produktif juga terkena gagal ginjal,” katanya. Kondisi ini menjadi peringatan bahwa pola hidup sehari-hari memiliki dampak besar terhadap kesehatan.

Dalam unggahan tersebut, Budi menyoroti kebiasaan konsumsi minuman manis yang semakin meningkat. Minuman seperti minuman kekinian yang sering dibeli di pusat perbelanjaan atau melalui layanan pesan antar disebut menjadi bagian dari pola konsumsi harian. Ia menyebut kebiasaan ini sebagai bentuk “cicilan” menuju penyakit.

“Dan kamu setiap hari nyicil untuk kena penyakit ini,” tutupnya.

Artikel Terkait