DPR RI dan BGN Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Generasi Masa Depan
Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat ketahanan
Ikan merupakan sumber pangan hewani dengan segudang nutrisi baik untuk tubuh. Selama ini, ikan air laut digadang-gadang bermanfaat bagi kesehatan. Nyatanya, kandungan gizi ikan air tawar tidak kalah dibandingkan dengan ikan air laut.
Diklaim, ikan air tawar lebih sehat karena hidup di waduk, sungai, danau, atau kolam lebih minim pencemaran dengan salinitas air kurang dari 0,05 persen dibandingkan ikan air laut.
Menurut sehatq.com, hampir serupa dengan ikan air laut, ikan air tawar memiliki kandungan protein tinggi dan rendah lemak.
Tubuh membutuhkan kandungan protein berfungsi membangun dan memelihara sel-sel dan jaringan tubuh, serta mengatur keseimbangan cairan tubuh.
Selain itu, ikan air tawar juga kaya akan zat gizi, seperti vitamin, mineral, omega-3, dan omega-6 yang baik untuk mencegah penyakit kronis, serta meningkatkan kesehatan.
Di Indonesia, sudah banyak membudidayakan ikan air tawar. Ikan air tawar tak kalah populer dengan ikan air laut.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ikan air tawar mengandung protein tinggi:
Ikan lele. Foto: Istimewa
Ikan Lele
Lele umumnya mempunyai tubuh panjang dengan warna hitam atau abu-abu dan tidak memiliki sisik. Lele dikenal menyediakan nilai nutrisi tinggi, seperti vitamin, mineral, lemak sehat, dan protein.
Mengandung padat protein, lele membantu penurunan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang. Selain itu lele juga rendah kalori asalkan cara mengolahnya bukan dengan digoreng.
Melansir Healthline, dalam 100 gram ikan lele mengandung 18 gram protein, 105 kalori, dan 2.9 gram lemak. Ikan ini juga kaya akan kandungan vitamin B12, selenium, thiamine, potassium, dan asam lemak omega 3.
Ikan nila. Foto: Shutterstock
Ikan Nila
Ikan nila berasal dari Sungai Nil terkenal dengan rasanya manis, ringan, dan tekstur bersisik. Rasa ikan nila sangat berfluktuasi tergantung kualitas air dan pakan. Ikan ini bisa diolah dengan cara dibakar, digoreng, atau dipepes.
Melansir WebMD, ikan nila adalah salah sumber protein paling sehat. Ikan nila kaya akan kandungan vitamin dan mineral seperti kolin, niacin, vitamin B12, vitamin D, selenium, dan omega 3.
Ikan nila juga dikenal memiliki khasiat mencegah kanker dan menjaga kesehatan jantung.
Ikan Patin
Melansir situs resmi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, jenis ikan patin merupakan jenis ikan konsumsi air tawar berbadan panjang berwarna putih perak dengan punggung berwarna kebiruan.
Ikan patin adalah ikan asli Thailand yang penyebarannya sangat luas di Indonesia.
Ikan patin kaya nutrisi penting untuk kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah kalori, lemak, protein, natrium, vitamin B12, selenium, fosfor, dan tiamin.
Ikan Gurame
Ikan gurame digemari banyak orang karena rasanya lezat saat diolah menjadi ragam masakan.
Dalam 100 gram ikan gurame, terdapat 18 gram protein, 127 kalori, dan 5,6 gram lemak. Ikan gurame juga mengandung kalsium, kalium, zat besi, magnesium, dan fosfor, serta vitamin A, B6, B12, vitamin C, dan vitamin D3.
Ikan Mujair
Ikan Mujair adalah jenis ikan air tawar berasal dari benua Afrika. Manfaat konsumsi ikan mujair antara lain menjaga kesehatan jantung, kesehatan mental, melawan peradangan, dan mengurangi perlemakan hati.
Dikutip dari Healthline, ikan mujair merupakan sumber protein dengan beberapa vitamin dan mineral, seperti selenium, vitamin B12, niasin dan kalium. Ikan mujair juga kaya akan asam lemak omega 3 dan omega 6 bermanfaat bagi kesehatan.(*)