DPR RI dan BGN Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Generasi Masa Depan
Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat ketahanan
Nasi menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat di benua Asia termasuk Indonesia. Melansir dari The British Media Journal menjelaskan bahwa asupan nasi yang tinggi dapat meningkatkan resiko diabetes tipe 2, terutama pada orang-orang di Asia.
Alasannya, nasi termasuk karbohidrat sederhana yang dapat meningkatkan resiko melonjaknya gula darah setelah makan.
Selain itu, tidak makan nasi kerap menjadi pilihan sejumlah orang untuk menurunkan berat makan, disebut dengan diet nasi.
Dilansir dari Healthline, diet nasi adalah diet rendah kalori dan lemak. Meski perlu digarisbawahi bahwa kandungan kalori dan lemak di tiap jenis nasi berbeda.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beragam makanan pengganti nasi yang dinilai lebih sehat:
1. Ubi jalar
Memiliki keunggulan yang tidak dimiliki nasi, apalagi kalau bukan ubi jalar warna ungu dan kuning. Ubi jalar kaya akan serat serta zat gizi penting seperti vitamin A, vitamin C, kalium, kolin dan antioksidan.
2. Kentang
Sebagai alternatif makanan pokok, jenis umbian ini menawarkan beragam manfaat karena kandungan gizi yang dimilikinya. Kalium, folat, vitamin C, niasin, zat besi adalah sejumlah zat gizi yang terkandung pada kentang.
3. Jagung
Selain lezat, tanaman bernama latin zea mays ini memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Di antaranya, melancarkan pencernaan, meningkatkan kepadatan tulang, baik untuk kesehatan mata, mengendalikan tekanan darah hingga mencegah depresi.
4. Sorgum
Ini adalah pengganti nasi yang jarang diketahui. Bentuk pohonnya seperti jagung tetapi memiliki bentuk biji yang lebih kecil. Kandungan gulanya lebih rendah, sangat cocok dikonsumsi bagi penyandang diabetes atau diet menurunkan berat badan.
5. Talas
Talas memiliki banyak manfaat seperti mengendalikan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung hingga memenuhi kebutuhan seng.
6. Singkong
Singkong menjadi sumber energi yang baik bagi Anda yang menjalankan aktivitas fisik berat.
7. Oat
Bukanlah pangan asli Indonesia. Oat atau havermut tidak hanya bisa diolah menjadi sarapan sereal, bisa untuk aneka cake dan cookies.
8. Shirataki
Pengganti nasi paling rendah kalori, shirataki memiliki kandungan serat lebih tinggi. Walaupun awal muasal dari Jepang, kini telah banyak produksi shirataki yang memanfaatkan bahan baku tanaman dalam negeri.
9. Kembang kol
Kembang kol bisa menjadi alternatif pengganti nasi putih sebagai asupan karbohidrat harian. Nasi kembang kol ini cocok untuk yang sedang melakukan diet keto.
Caranya, kembang kol dipotong, kemudian diparut lalu dikukus atau direbus sebelum dikonsumsi.
10. Quinoa
Pengganti nasi bebas gluten dan protein tinggi. Caranya, campurkan quinoa kering dengan air kemudian didihkan dalam api kecil. Biarkan udara terserap, lalu angkat dan diamkan lima menit sebelum dimakan.(*)